Selasa, 25 Oktober 2011

Ikan swordfish sebagai ikan predator



Ikan swordfish merupakan ikan predator sejati, dengan posisinya sebagai ikan pemangsa utama di dalam rantai makanan terutama di perairan yang dangkal. Ikan swordfish memiliki nama latin xiphias gladius. Dengan besar tubuh maksimal sampai dengan 4 meter, ikan ini hanya mungkin menjadi makanan ikan hiu dan berbagai jenis ikan paus, meski jarang sekali terjadi. Di beberapa negara ikan swordfish ini memiliki nama broadbill atau ikan pedang di Indonesia.

Dengan kemampuannya berenang yang sangat cepat, ikan swordfish ini susah ditangkap oleh ikan lain. Kegunaan pedang yang terdapat di ujung mulutnya adalah sebagai salah satu alat pertahanan yang mematikan terutama terhadap musuhnya yang sama – sama predator pemangsa seperti ikan hiu. Dengan pertarungan yang sengit bisa saja perburuan terhadap ikan swordfish bisa berakhir dengan kematian ikan hiu pemangsa akibat tusukan pedang di perut dan tubuhnya.

Swordfish merupakan ikan yang tinggal dan beraktifitas di perairan tengah dan mencari makan ikan – ikan perairan tengah seperti ikan teri dan mackerel namun ikan swordfish juga menyukai jenis cumi – cumi yang tinggal di dasar perairan. Jenis ikan swordfish ini dapat mengejar mangsa buruannya dengan cepat bahkan sambil melompat – lompat di atas permukaan air.

Memancing ikan swordfish merupakan suatu keasyikan yang luar biasa menyenangkan mengingat besar tubuhnya serta gerak tubuhnya yang sangat dinamis dipermukaan air. Memancing ikan swordfish membutuhkan keahlian yang tinggi terutama pada saat “fight”. Dengan daya tarik yang luar biasa kemungkinan untuk mendapatkan ikan ini sangat bergantung dengan kekuatan senar milik anda, ketrampilan tarik ulur untuk melemahkan daya tubuh ikan.

Ikan swordfish paling banyak dipancing dengan menggunakan cara trolling dengan menggunakan perahu yang berjalan dengan lambat. Umpan trolling yang meluncur di permukaan air dan di perairan tengah akan menarik perhatian ikan swordfish. Banyak para pemancing menggunakan umpan berupa sendok yang terbuat dari logam sebagai umpannya, warnanya yang mengkilat akan menarik ikan swordfish untuk menyantapnya. Jenis umpan cumi imitasi (konahead) juga digunakan sebagai umpan trolling, selain juga umpan hidup seperti ikan teri atau anchovy yang segar dan masih berwarna keperakan.

Memancing ikan swordfish di beberapa negara sudah diatur dengan undang – undang yang mengikat. Bahkan ada yang memberikan aturan catch and release sebagai aturan memancing yang wajib diikuti oleh para pemancing yang bersertifikat. Memang memancing ikan swordfish masih menjadi favorit bagi kalangan pemancing trolling karena tingkat kesulitannya yang tinggi dengan fighting yang bisa berlangsung sampai berjam – jam.

Ikan swordfish dibeberapa negara termasuk ikan yang dilindungi karena populasinya yang cukup mengkhawatirkan. Penangkapan ikan komersil seperti penggunaan pukat dan droplining adalah salah satu contoh teknik penangkapan ikan yang ilegal karena merusak populasi ikan swordfish secara masal. Berbagai sumber

Kamis, 15 September 2011

Peariran Legon Pari, Banten

Eksplor Legon Pari

Keindahan sepanjang pantai Legon Pari, Banten, membuat banyak orang berdecak kagum. Nuasa perjalanan yang dihadapkan langsung dengan hamparan laut serta pematang sawah yang menghiasi perjalanan kami menjadikan trip ini mempunyai cerita tersendiri.

Sabtu (19/3) Kali ini Mas Boy (MB) mendapatkan kesempatan untuk trip ke Legom Pari, Banten. Trip yang diadakan secara mendadak ini pertama kali disampaikan oleh Heru Prasetyo. Heru yang menghubungi MB mengajak trip untuk menjajal perairan Legon Pari.

Awal trip ini dimulai saat saya bertolak ke kediaman Heru di Puri Anggrek, Sawangan, Depok, saya sudah sampai lokasi sekitar pukul 03.00. Setelah berbincang dan mengemas barang kami langsung bertolak ke lokasi. Dengan mengambil rute perjalanan tol ciawi menuju cikidang sampai tiba di Pulomanuk.

Perjalanan memakan waktu ± 5 jam dan tambah perjalanan melalui akses laut sekitar ± 15-20 menit, saya sampai di bibir pantai Legon Pari atau tepatnya pukul 12.00. Karena lelah dalam perjalanan kami memutuskan untuk istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga sambil melihat pemandangan lokasi yang begitu mempesona.

Sore hari atau pukul 15.00, kendala angin menjadi sedikit hambatan pada trip kami ini. Heru dan Saya memutuskan untuk menunda trip hingga kondisi angin yang terlalu kencang.

Kondisi angin yang cukup besar membuat perjalanan trip kami tertunda hingga pukul 17.30. Pukul 18.00 kondisi angin mereda, kami pun bersiap untuk melakukan perjalanan trip ini, dengan menggunakan perahu katir Saya, Heru dan Jobing langsung menuju perairan Legon Pari, dengan sedikit umpan tembang yang ada.

Karena lokasi ini baru kami jajal maka kami tidak menargetkan hasil apapun, maklum kami mengangap perjalanan trip ini sebagai ekspolrasi perairan Legon Pari. Kondisi kapal yang tidak disertai Global Positioning System (GPS) dan Fishfinder bukan menjadi penghalang bagi kami untuk menjajal mancing disini.

Jobing yang bertindak sebagai kapten kapal langsung mengarahkan kapal didekat karang yang menjulang tinggi ke atas permukaan air laut. Kami mancing dengan teknik dasaran dan ngoncer dengan umpan ikan tembang.

Strike pertama berhasil diraih Heru dengan berhasil memperoleh ikan marus. Selanjutnya Jobing juga berhasil meraih ikan kakap merah. Saya juga tak mau kalah dengan berhasil pula strike. Sayang ikan dengan bobot di atas 2 kg belum berhasil kami peroleh.

Kondisi cuaca kembali kami hadapai dengan hujan yang turun cukup deras, dengan atap kapal yang hanya menggunakan terpal membuat kami sedikit kebasahan. Akhirnya kami memutuskan untuk mengakhiri trip ini, bukan karena faktor hujan yang membuat kami menyudahi trip ini tetapi karena umpan tembang yang ada juga habis.

Minggu (20/3), sulitnya memperoleh umpan tidak menyurutkan kami untuk mengeksplor sepanjang perairan laut selatan ini. Akhirnya kami tetap berangkat dan kami putuskan untuk troling di sekitar Pulomanuk, Legon Pari, Ciantri dan Pulo Bokor.

Dengan menggunakan dua buah tackle yang ada kami memaksimalkan untuk trolling dengan menggunakan rapala. Sambaran pertama berhasil diperoleh Heru dengan menaklukan Giant Trevally (GT). Strike berlanjut dan kali ini Jobing memperoleh Talang-talang. Ril yang saya pergunakan berdering, strike… ujar saya. Namun sayang ikan berhasil meloloskan diri, begitu saya liat rapala yang saya gunakan terlihat lecet-lecet bekas dikit ikan yang meloloskan diri, sungguh disayangkan.

Hasil trolling di hari kedua cukup lumayan besar-besar dengan perolehan ikan di bawah 2 kg, jika dibandingkan sore hari yang hanya kami peroleh hanya ikan dengan ukuran di bawah 1 kg. Walaupun hasil tidak terlalu besar namun, membuat kami bangga karena minimnya persiapan dan tidak ditunjangnya kapal tanpa fasilitas GPS dan fishfinder.

Dengan eksplor perairan Legon Pari membuat kerinduan tersendiri untuk kami kembali lagi nanti dan pastinya dengan persiapan yang maksimal pula. Saya dan Heru merasakan serunya atas pencapaian trip kali ini. MB

Alam Yang Mempesona

Panorama Legon Pari menyimpan suasana khas pasalnya tidak ada tangan-tangan jahil yang merusak tatanan alam, baik itu di darat maupun lautnya. Sepanjang garis pantai di Legon Pari ditumbuhi lebatnya pohon kelapa dan pohin lainnya yang membuat wilayah ini begitu mempesona saat baru pertama kali melihatnya.

Desa yang letaknya sekitar ± 220 km dari Jakarta ini menyediakan banyak pantai yang bisa Anda nikmati. Beberapa pantai yang banyak dikunjungi adalah Legon Pari, Tanjung Layar, Ciantir, Karang Bokor, Pulo Manuk atau Pulau Burung dan Karang Taraje.

Pantai Tanjung Layar merupakan salah satu pantai yang unik, karena di pantai ini terdapat dua batu besar mirip layar kapal dengan lokasi pantainya yang menjorok ke laut. Begitu pula dengan Pantai Ciantir yang terkenal dengan pasir putih dan ombak lautnya, hal ini juga menjadi daya tarik wisatawan local atau mancanegara untuk menjajal surfing. Sepanjang wilayah pantai ini terdapat gugus karang dan berdasarkan pengamatan MB banyak monster GT yang bermukim.

Hal ini juga diperkuat dengan cerita nelayan yang kerap kali memperoleh GT saat menjaring dengan ukuran di atas 10 kg. Belum lagi tenggiri dan si-jabrik atau yellow fin tuna yang sering menampakan diri disekitar perairan Legon Pari. ndi

Penghasil Gula Kelapa

Selain sebagai nelayan, masyarakat sekitar berprofesi sebagai petani gula kelapa. Heru yang memiliki lahan perkebunan kelapa memanfaatkannya untuk membuat gula kelapa, penduduk sekitarnya turut andil sebagai karyawan untuk memproduksi gula kelapa.

Saya pun berkesempatan untuk melihat bagaimana cara mengolah gula kelapa. Yono, dengan senang hati memperlihatkan produksi gula kelapa kepada MB. Awalnya harus memilih pohon kelapa yang baik lalu Cintung (bonggol buah kelapa yang belum jadi buah kelapa) dipotong ujungnya dan ditampung pada derigen plastik.

Sari air buah kelapa yang keluar lewat Cintung ini yang menjadi bahan dasar membuat gula kelapa. Setelah dimasak denga kuali besar sekitar 4-5 jam gula kelapa siap dicetak. Cetakan yang digunakan terbuat dari bamboo yang dipotong ± 2 cm setelah jadi gula kelapa lalu ditimbang dan siap dipasarkan. MB

Selasa, 19 Juli 2011

Membuat Joran Sendiri

Cara Sederhana Buat Joran

Sebagian dari para mania mungkin menilai membuat joran terlihat susah dan rumit namun, apabila sudah terbiasa dan ada kemauan untuk membuat karya sebuah joran akan terasa mudah. Belum lagi karya yang dipakai dapat membuat bangga diri sendiri serta memiliki rasa kepuasan yang tak dapat ternilai oleh apapun apabila berhasil mendapatkan ikan.

Sebelum masuk dalam bahasan mengenai cara sederhana membuat joran (custom rod), ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu tiga kategori pada batang sebuah joran (blank rod). Ini sangat berhubungan apabila kita hendak membuat sebuah joran dengan tipe yang berbeda.


Menurut Tom Partomo saat Mas Boy (MB) temui bahwa blank rod terbagi menjadi tiga, yaitu fast tapper (lengkung di ujung), medium tapper (lengkung di tengah) dan soft tapper (sampai ke bagian bawah joran). Tipe fast tapper cenderung kaku dan letak kelengkungan atau beban ada pada bagian ujung joran, tipe medium memiliki tingkat kekakuan sedang dan letak lengkungan atau beban ada pada bagian tengah joran dan tipe soft merupakan joran lentur dan letak lengkung merata hingga bagian bawah joran.

Setelah mengetahui tiga kategori blank rod, tinggal kita ingin membuat pada jenis apa dan diperuntukan untuk mancing dan teknik mincing apa. Hal pertama yang mesti dipersiapkan untuk melakukan tahap pertama, yaitu persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan seperti blank rod (baik itu dari bahan fiber, carbon, bamboo, batang pohon weregu atau grafit), lem epoxy, benang untuk melilit/memegang ring guide atau biasa disebut dengan wrapping line, media papan yang dibuat khusus berbentuk V untuk memutar saat proses wrapping dan mengelem hasil wrapping dengan epoxy.


Tips untuk memilih lem epoxy. Pilih lem epoxy yang sedikit encer dengan lama pengeringan ± 30 menit, jika terlalu mudah kering hasil pengeleman setelah proses wraping terkadang suka tidak sempurna. Tahap dua, jika sudah menemukan blank rod dan ring guide sesuai dengan yang diinginkan lalu set dengan menempelkan lem solasi untuk menyusun dan menyesuaikan ring guide pada rod.

Langkah selanjutnya ialah proses wrapping, taruh rod pada media papan yang dibuat seperti huruf V. Putar-putar dengan tangan kiri sambil mengarakan wrapping line sesuai kehendak sambil menahan benang dengan bahan agar benang kencang saat proses wrapping. Cukup satu kali lilitan saat proses wrapping setelah itu aduk lem epoxy dalam sebuah wadah dan pergunakan karton sebagai media pengeleman (jangan menggunakan tangan).

Besar dan kecilnya potongan atau ukuran karton sebagai media pengeleman harus menyesuaikan dengan wrapping line yang telah dibuat tadi. Contoh, saat proses wrapping line panjangnya 2 cm maka potongan karton juga hrs 2 cm. Jadi saat proses pengeleman kita hanya tinggal memutas rod dengan ditekan menggunakan jari tangan, sehingga hasilnya dapat bagus.


Selanjutnya pemilihan pegangan joran atau grip dapat dipilih sesuai keinginan dan proses terakhir adalah proses pengeringan. Menjemur tidak diperkenankan apabila terkena sinar matahari karena lem epoxy yang digunakan dapat menimbulkan efek seperti gelembung udara pada lem. Jadi cukup ditempat yang teduh dan pengeringan dibantu dengan angin saja. Joran karya sendiri siap dipergunakan. Banyak pilihan warna pada wrapping line dan blank rod, pilihlah sesuai dengan kehendak anda. ndi

Kamis, 16 Juni 2011

Mancing Saat Liburan Sekolah

Mancing Sebagai Kado Liburan

Seperti kita ketahui bahwa saat ini musim liburan hampir tiba. Sekolah Menengah Atas, Pertama dan Dasar telah melangsungkan Ujian Nasional (UN) dan telah menuai hasil pengumuman yang dilakukan oleh Depertemen Pendidikan Nasional. Tidak hanya murid yang disibukan dengan pencariabn sekolah baru bahkan orangtua pun turut disibukan untuk mengurus segala sesuatu kebutuhan sang anak.

Sebelumnya Mas Boy (MB) ingin mengucapkan selamat atas terselenggaranya UN dan selamat pula atas kelulusan yang diperoleh adik-adik kita di tingkat SMA, SMP dan SD. Upaya untuk meningkatkan itensitas belajar terbayar sudah dengan hasil kelulusan yang diperoleh.

Buat anda para orang tua/wali murid ada baiknya selepas anak menempuh UN diberikan hiburan atau rekreasi bersama keluarga. Selain dapat melepas kepenatan dari akitifitas belajar dan menempuh UN, pergi liburan atau rekreasi dapat pula dijadikan kado bagi anak yang telah melalui UN.

Mancing…Ya mungkin ini pilihan menarik buat anda yang ingin mengajak anak dan keluarga pergi liburan atau rekreasi. Saat ini banyak kolam pemancingan yang menawarkan wahana out bond atau pemancingan yang dibuat memang untuk konsep mancing keluarga. Bahkan ada pula villa yang dikelilingi oleh kolam ikan dan kita dapat mincing cukup di dalam teras villa. Atau anda bisa pula mincing di laut dengan menggunakan kapal.

Apabila anak tidak suka memancing masih terdapat pilihan lain untuk bisa menjajal adrenalin di wahan out bont atau bemain disekitaran kolam pemancingan. Namun, apabila sang anak suka memancing ajaklah untuk mincing bersama, anda dapat memilih memancing galatama, harian atau kiloan. Buat anak di usia 13 ke bawah ada baik pilihan mincing di kolam kiloan dan pilihan spesies ikan dapat disampaikan terlebih dahulu pada sang anak untuk memilihnya.

Persiaapkan segala sesuatu dari rumah dengan seksama agar nantinya tidak ada yang tertinggal saat libur memancing anda bersama keluarga dan jangan lupa abadikan moment ini di kamera atau video yang anda punya agar liburan memancing menimbulkan kesan yang luar biasa dan dapat kembali dilihat atau dikenang apabila sudah di rumah. MB

Minggu, 15 Mei 2011

Sejati FC

Kopdar 10 di Telaga Hijau

Minggu 16 April 2011, Selatan Jakata Tim IFT Fishing Club (Sejati FC) mengadakan kopdar X yang diadakan di Pemancingan Telaga Hijau, Depok. Selain kopdar, acara mancing bersama turut meramaikan jalannya Kopdar X Sejati FC.

Mengusung nama selatan jakara yang berarti domisili di Jakarta Selatan dan sekitarnya tidak menutup kemungknan bagi Sejati FC untuk merekrut anggota di luar wilayah tersebut. Contohnya pada acara Kopdar X, anggota Sejati FC ternyata ada juga yang berasal dari Bogor, Tangerang dan Depok.

Mengawali acara Kopdar dengan saling sapa sesame anggota hingga duduk bersama untuk mancing di kolam galatama patin di Telaga Hijau. Sebelumnya Ketua Sejati FC, Tom, memberitahukan bahwa dalam sesi mancing bersama anggota Sejati FC akan mendapatkan minnow apabila berhasil mendapatkan ikan patin yang hook up sempurna. Pemberian minnow ini disponsori oleh Hadi Hamzah.

Puas mancing hingga siang hari, saatnya untuk makan siang lalu merapakan barisan untuk menggelar forum yang akan membahas agenda-agenda tiap masing-masinmg divisi yang ada di Sejati FC dan membahas pasca keikutsertaan dalam Turnamen IFT 6. Tom, memberikan sambutan pertama.
Acara berlanjut pada perkenalan anggota karena dalam kopdar X terdapat anngota baru. Setelah itu Tom memberitahukan bahwa Sejati FC sukses saat mengikuti turnamen IFT 6 dan mendapatkan dua buah voucher dari KM. Martabe senilai Rp 2,5 juta dan Rp 1,5 juta. Atas kesepakatan bersama voucher ini akan dipergunakan oleh Sejati FC saat akan trip ke Binuangeun.

Rasa bangga atas pencapaian prestasi ini, anggota Sejati FC lainnya memberikan respon positif dan berencana akan memajukan dan melebarkan kembali Sejati FC agar lebih eksis dalam dunia mincing baik itu saltwater, freshwater atau wildfishing. Tidak hanya sebatas itu, dari apa yang disampaikan Tom, bahwa sudah ada salah satu stasiun tv yang ingin mengajaknya trip bersama hingga kerja sama penggunaan atau testing produk piranti pancing dari Maguro.

Di akhir pembahasan dalam forum, doorprize minnow kembali di undi. Setelah itu acara mancing bersama dilanjutkan kembali hingga sore hari pukul 17.00. ndi

Umpan Putih Cap Wayang

Varian Umpan Terbaru & Harga Terjangkau

Belum lama ini Umpan Cap Wayang mengeluarkan produk terbarunya kali ini bukan dalam bentuk pelet yang banyak para mania tau. Namun, produk yang di launcing tujuh bulan yang lalu dikenalkan dengan umpan putih cap Wayang.

Minggu (13/6), Pemilik umpan Wayang, Mulyadi atau Mul sapaan akrabnya mengatakan kepada Mas Boy (MB) bahwa umpan putih Wayang diperuntukkan berbagai kalangan dan khususnya diperuntukkan para mania pecinta mancing ikan mas.

Umpan putih Wayang melengkapi umpan pelet halus dan pelet bom yang telah ada terlebih dahulu dan banyak tanggapan positif dari para mania yang menggunakan umpan putih ini. Terlebih harga yang ditawarkan cukup terjangkau membuat umpan putih Wayang banyak diminati.

Proses perencanaan umpan ini menurut Mul, telah terpikir sejak akhir tahun 2009 namun baru bisa terlealisir baru-baru ini. Setelah mengalami masa uji coba diberbagai kolam dan hasilnya memuaskan baru Saya perkenalkan kepada para pemancing, ujar Mul.

Umpan putih Wayang dijual dengan rencengan, dimana tiap renceng berisi 10 buah umpan. Umpan ini sudah di distribusikan keberbagai wilayah Jabodetabek dan bisa pula didapatkan di toko-toko pancing. Banyaknya permintaan pasar membuat produksi umpan puti cap Wayang meningkat sedikit demi sedikit.

Atas pencapaian dari umpan putih Wayang ini setidaknya pemilik telah membuka lagi peluang lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar, dimana pekerjanya kebanyakan dari daerah tempat umpan wayang berproduksi. Setidaknya umpan wayng telah merekrut kembali tiga karyawan untuk membantu usaha yang dikembangkannya.

Bagaimana dengan hasil dari umpan pitih wayang ini? Mungkin inilah pertanyaan yang dinanti anda. Saat pagelaran lomba mancing tahunan yang diadakan oleh Tabloid Mancing Mania di Pemancingan Telaga Swadarma, Mul ternyata ikut serta sebagai peserta bersama Basuki yang menempati lapak 29.

Singkat cerita bahwa hasil yang diperoleh lapak 29 adalah juara induk terberat dua dengan berat ikan 3.78 kg. Walaupun tidak masuk prestasi atau total terberat namun Mul berhasil memperoleh ikan sebanyak 19.26 kg.

Menurut Mul, keberhasilin memperoleh hasil bagus karena kepercayaan diri yang tinggi pada penggunaan umpan. Dengan mencampurkan umpan putih Wayang yang dipergunakan dalam umpan membuat hasil yang membanggakan, tambah Mul. Umpan putih Wayang bisa juga diaplikasikan atau dikompinasikan dengan bahan umpan lainnya tergantung pada pemancing yang meraciknya. Ingat produk umpan putih atau pelet Cap Wayang yang asli di kemasannya terdapat tulisan UD. Wayang Sakti. MB

Minggu, 24 April 2011

Laser Finger Beams


Laser Finger Beam light adalah sebuah alat mainan yang bisa digunakan oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Bisa digunakan pada pesta-pesta, acara di diskotik dan lain-lain (digunakan pada acara malam). laser finger Sangat menarik karena dapat mengeluarkan sinar-sinar laser berwarna-warni, laser finger menggunakan bahan yg elastis sehingga mudah untuk dipakai di jari.

Laser Finger Beam light Membuat acara semakin meriah, heboh, dan tentunya menjadi beda dengan pesta-pesta sebelumnya. Dapat juga digunakan untuk efek Bulb Pada Fotography. Ayoo..belikan anak2 /Keponakan/teman2 anda sekalian dengan memberikan hadiah unik ini.

Harga : Rp 11.000,- dengan pemesanan minimal satu lusin (blm termasuk ongkir)

SPESIFIKASI Laser Finger Beam light : * : Laser Finger Beam * Isi : 1 Pack (Terdiri dari 4 buah laser Finger) * Warna : Merah, Putih, Hijau, Biru * Ukuran : 42mm x 15mm x 16mm (Tinggal memasukan ke jari jemari anda) * Sudah termasuk Batery yg bisa diganti ulang.